Pemuda Gereja Rasakan Manfaat Literasi Digital

Pemuda Gereja Rasakan Manfaat Literasi Digital

Kasus pelanggaran privasi dan perlindungan data pribadi ini sangat kritikal dan sering terjadi kota Medan. Baru-baru ini salah seorang pria datanya dicuri dan viral di media sosial (hanya berawal dari jualan di online di salah satu iklan baris). Untuk mengantisipasi agar kasus tersebut tak menambah korban, Ramlan Marbun, seorang jaWAra InternetSehat asal Medan, Sumatera Utara menggagas dua program literasi digital.

Kegiatan tersebut merupakan satu program yang berkelanjutan. Seri Workshop Internet Sehat “Lawan Hoaks, Lindungi Privasi”. Yang pertama bertema Milenial Cerdas, Melindungi Data Pribadi di Era Digital. (Sabtu, 24 Juli 2021) dan seri kedua mengajak peserta untuk mewaspadai Pinjol Ilegal (Sabtu, 06 November 2021). 

Peserta yang rerata mahasiswa dan pemuda gereja terlihat sangat antusias. Banyak kasus yang mereka ceritakan, sesuai dengan pengalaman mereka sendiri. Karena itu mereka menilai seri workshop ini benar-benar sesuai dengan yang mereka butuhkan.

Usai mengikuti kegiatan, kebanyakan peserta langsung rajin bersih-bersih akun media sosial mereka. Mereka sadar bahwa sebelumnya begitu mudah terkecoh oleh berbagai link yang ternyata adalah phising. Beberapa peserta malah ada yang menyadari bahwa pernah ikut menyebarkan hoaks dan tidak mau lagi untuk membagikan berita bohong setelah tahu tips begitu mudahnya cara memeriksa berita bohong. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *