Labuan Bajo, InfoPublik – Dinas Kominfo Manggarai Barat bekerjasama dengan Pengurus Pramuka Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat menggelar kegiatan Internet sehat Masuk Desa bertajuk “Lonto Cama Literasi Digital, Pramuka Cerdas Pramuka Mantap”. Kegiatan tersebut berlangsung di SMKN I Boleng Manggarai Barat, Rabu (24/8).

Pengurus gerakan Pramuka Komodo Rudiyanto Zainudin yang juga sebagai salah satu dari JaWara Internet Sehat yang terpilih dari Provinsi Nusa Tenggara Timur menjelaskan, kegiatan tersebut digelar hasil kerjasama ICT Watch dan WhatsApp dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Relawan TIK Indonesia, Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, dan Pemerintah Daerah Manggarai Barat melalui Dinkominfo.

“Tujuanya untuk mendorong anak muda di Kecamatan Boleng agar dapat berperan serta dalam program Indonesia Makin Cakap Digital, mengingat saat ini era digital,” jelas Rudiyanto Zainudin kepada Kominfomabar, Jumat (26/8/2022).

Dijelaskanya, kegiatan itu untuk mengedukasi generasi muda dan masyarakat tentang pentingnya memfilter dan menyebarkan informasi, dan pentingnya keamanan data baik data pribadi maupun data yang menyangkut kepentingan serta kegiatan Desa.

Literasi digital menjadi tantangan bagi Indonesia yang memiliki pengguna Internet tak kurang dari 204,7 juta jiwa, dengan 191,4 juta diantaranya adalah pengguna media sosial.

Ini jadi tantangan tersendiri, karena penggunaan media sosial yang besar itu belum seiring dengan dengan kemampuan literasi digital yang memadai warganet Indonesia.

“Khususnya dalam berpikir kritis, etika bermedia sosial, menghormati privasi, serta menjaga data pribadi dan keamanan digitalnya,” kata Rudy.

Dikatakanya, tanpa kemampuan literasi digital yang memadai, maka penggunaan Internet justru akan meningkatkan problematika tersendiri. Mulai dari maraknya hoaks, pencurian data pribadi serta ujaran kebencian/ SARA.

Di sisi lain, Internet, termasuk penggunaan media online, media sosial dan media percakapan secara positif, kreatif dan produktif diyakini dapat dibuktikan sebagai salah satu upaya mendorong roda perekonomian baik di tingkat individu, komunitas maupun kewilayahan tertentu.

Internet menjadi kanal unggulan dalam mempromosikan potensi perekonomian suatu daerah, semisal potensi wisata, potensi produksi UMKM serta potensi agrikultur yang selaras dengan kegigihan individual dan kerja kolaborasi komunal.

“Jawara Internet Sehat Masuk Desa di Kecamatan Boleng ini dimaksudkan untuk membangun gerakan Internet Sehat dengan cakap digital. Anak muda dan semua orang yang peduli dengan gerakan Internet Sehat menjadi bagian tak terpisahkan dari gerakan ini,” jelasnya.

Para pemateri yang dipilih diharapkan bisa membangun kesadaran dan kemampuan para peserta dalam hal; Digital Skills: Pengetahuan tentang penggunaan media sosial untuk mempromosikan potensi wisata, UMKM dan alam.; Digital Culture: Pengetahuan tentang pemanfaatan Internet untuk melakukan hal produktif, kreatif dan positif; Digital Ethics: Pengetahuan tentang cara berpikir kritis dalam membedakan dan menyikapi hoaks/ disinformasi; Digital Safety: Pengetahuan tentang melindungi data pribadi dan privasi serta keamanan penggunaan gadget

Para peserta nantinya diharapkan bisa meningkatkan kapasitas literasi digital masyarakat, khususnya terkait penanganan hoaks/ disinformasi, perlindungan data pribadi dan privasi, serta keamanan digital personal yang dilandasi dengan kemampuan praktik fundamental.

Mendorong kolaborasi multistakeholders dalam pemanfaatan kanal digital, baik media massa, media sosial maupun media percakapan.

Serta membangun kesadaran bersama tentang dinamika transformasi digital dan tata Kelola Internet di Indonesia khususnya dalam memanfaatkan platform digital yang dapat memberikan manfaat secara sosial, budaya dan ekonomi.

Acara tersebut tak hanya diikuti 150 siswa dari sekolah SD, SMP dan SMA se- Kecamatan Boleng tapi juga unsur Kepala sekolah SMKN1 Boleng, Kepala SDI Cowang, kepas SDN Terang, Gurus MTS Al Arsy Terang, Guru MIS Terang, DKR komdo serta tokoh masyarakat.

Selain dari elemen siswa juga turut hadir unsur pemerintah kecamatan Boleng yakni Camat
Yohanes Suhardi

Camat Yohanes Suhardi menyambut baik kegiatan yang diadakan oleh Pramuka Komodo yang ingin berbagi ilmu dan wawasan berkaitan dengan bagaimana cara mengelola informasi, keamanan data pada era digital seperti saat ini.

Menurutnya, Indonesia Makin Cakap Digital adalah sebuah inisiatif bersama untuk mendorong literasi digital di Indonesia.

Dikatakanya, Presiden Joko Widodo sendiri menegaskan bahwa literasi digital adalah kerja besar, dan pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, perlu mendapatkan dukungan seluruh komponen bangsa agar semakin banyak masyarakat yang melek digital.

“Saya berterima kasih dan menyambut baik kegiatan ini, karena menurut saya ini sangat penting diketahui oleh siswa/i, perangkat dan masyarakat saya khususnya, supaya kedepan bisa lebih bijak dan hati-hati baik dalam bermedsos maupun dalam mengelola informasi serta keamanan data di desa dan di kecamatan kita,” ujarnnya .

Ia berharap, kiranya kegiatan semacam ini dapat berkelanjutan agar selalu ada pembinaan lebih lanjut dalam mendukung percepatan menuju Desa, Kecamatan, Lembaga Pendidikan Digital,”ucapnya. 

Dalam kesempatan yang sama juga, Kepala SMKN 1 Boleng, Laurens Jehani berterimakasih kepada Dinas Kominfo Manggarai Barat dan Jawara Internet Sehat 2022 yang telah memilih SMKN 1 Boleng sebagai tuan rumah.

“Sekolah kami baru, namun upaya untuk membangun karakter dan agar mereka paham tentang digital menjadi fokus utama kami,apalagi mendukung labuan bajo sebagai destinasi super premium,” pungkasnya.(Mckabmanggaraibarat/Hans – Tim IKP Kominfo Mabar)

[Publikasi Media: http://www.infopublik.id/kategori/nusantara/661714/kominfo-pengurus-pramuka-komodo-gelar-jawara-internet-sehat-masuk-desa]