Web Analytics Made Easy - Statcounter
Literasi Digital untuk Bekal Anak Bijak Bermedia Sosial - jaWAra Internet Sehat

Rahma Ainun Nisa, Ridha Hany, Antie Desya, dan Rahma Maryama adalah JaWAra Internet Sehat Jawa Barat. Kali ini mereka menghadirkan Seri Pengasuhan di Dunia Digital sesi 2 agar orang tua lebih peduli akan pentingnya privasi anak agar terhindar dari kejahatan di ruang digital.

Seri Pengasuhan di Dunia Digital memang jadi program JaWAra Internet Sehat Jawa Barat. Setelah sukses dengan sesi 1 di bulan september, mereka kembali melaksanakan sesi 2 dengan tema “Keluarga Aman di Dunia Digital, Anak Bijak Bermedia Sosial” pada 8 Oktober 2022 di Gedung Graha Pos Banda.

Perlindungan data pribadi, cyberbullying, dan tips agar orang tua dapat mendampingi anak menggunakan media sosial menjadi bahasan yang sangat menarik di kegiatan ini. Sebagian besar orang tua mungkin bertanya-tanya dan memiliki kekhawatiran tentang keamanan di dunia digital. Karena seperti yang marak terjadi, korban tindak kejahatan dunia digital semakin banyak dan tidak memandang status usia maupun sosial. Tindak kejahatan dunia digital ini bisa saja terjadi karena perlindungan data pribadi belum dilakukan secara optimal.

Relawan Keluarga Kita dan JaWAra Internet Sehat berharap acara ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga data privasi untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan di dunia digital, yang bisa saja menyerang dewasa maupun anak-anak. Acara seminar tidak hanya dihadiri oleh orangtua yang ingin membekali diri dengan literasi digital melainkan juga dihadiri oleh guru dan tenaga pengajar.

Pada kesempatan pertama, Kak Antie sebagai bagian dari JaWAra Internet Sehat 2022 dari Jawa Barat menyampaikan bahwa ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan perlindungan data diri dengan tujuan mencegah terjadinya pencurian data hingga tindak kejahatan siber lain. Fenomena pencurian data ternyata pernah dialami oleh beberapa peserta sehingga kesempatan ini dimanfaatkan sebagai ajang berbagi pengalaman peserta yang pernah menjadi korban.

Pada kesempatan selanjutnya, Kak Ainun yang merupakan bagian dari Relawan Keluarga Kita beserta Mang Roisz perwakilan dari Komunitas AyahASI juga membagikan pengalaman cara aman bermedia sosial di keluarga dan di komunitas. Selain itu, Keluarga Kita juga memberikan panduan-panduan teknis kepada orangtua cara mendampingi anak bermedia sosial dan berinteraksi di dunia digital.

Salah satu peserta menyampaikan testimoninya tentang bagaimana pentingnya menjaga data pribadi setelah mengikuti sesi 2 Seri Pengasuhan di Dunia Digital. “Terimakasih JaWAra Internet Sehat, saya dapat pengalaman dan ilmu, karena saya pernah tertipu di salah satu e-commerce, uang hilang, barang tidak datang. Saya jadi tahu, bahwa harus berhati-hati sekali untuk tidak memberikan kode OTP. Tidak memberikan identitas apalagi KTP kepada siapapun.” ujarnya. (ria)