Kaderisasi Sekolah Bebas Hoaks di Sulawesi Tengah

Kaderisasi Sekolah Bebas Hoaks di Sulawesi Tengah

Saat ini banyak anak-anak sekolah yang menjadi korban phising dengan modus kuota internet dari kemendikbud. Tergiur dengan tawaran tersebut,banyak siswa yang memasukkan data pribadinya dalam formulir bodong. Tentu hal ini cukup meresahkan, karena pada akhirnya handphone mereka dikirimkan penawaran-penawaran terkait perjudian bahkan pornografi. Kejadian tersebut anak-anak SMP.

Terpantik oleh persoalan tersebut, Jawara InternetSehat Sulawesi Tengah, mengajak guru-guru sebagai mitra jawara untuk ikut meneruskan informasi terkait penangkal hoaks, perlindungan data pribadi, serta keamanan digital kepada para siswa. Andi Rizky Hardiansyah, sang Jawara melatih guru-guru tersebut sebagai kader Jawara InternetSehat.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 8 November 2021 di Kota Palu, Kab. Sigi, dan Kab. Donggala. Ada 6 orang guru yang bersedia dilatih sebagai kader jawara dan mereka pun langsung mentransfer ilmu dan pengalaman barunya kepada sekira 250 orang muridnya.

Program ini didukung oleh dinas kominfo dan dinas pendidikan. Kedua instansi tersebut memberikan izin melakukan kegiatan luring di masa pandemi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Ternyata banyak sekali siswa yang belum paham terkait perlindungan data pribadi, sehingga kegiatan ini amat tepat diselenggarakan secara masif. Karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, jangkauan peserta masih terbatas. Namun beberapa sekolah yang tidak mengizinkan muridnya ikut secara luring tetap bisa mengikuti secara daring. sehingga kegiatan dilakukan secara daring. 

Banyak pula siswa yang menggunakan WA GB/WA Mod. Bahkan beberapa dari mereka belum mengaktifkan autentikasi dua faktor. Ketika mengikuti program kami, banyak siswa yang langsung melakukan uninstall aplikasi perpesanan yang tidak resmi dari handphone mereka. Karena mereka sudah sadar, sangat berbahaya jika data pribadi disalahgunakan oleh orang lain.

Dari program ini diharapkan para guru yang menjadi kader Jawara InternetSehat, dapat mewujudkan Sekolah Bebas Hoaks karena mereka mendidik siswanya sesuai dengan standar keamanan dan kesadaran privasi yang ditularkan oleh Andi Rizky. (mt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *